Di tengah waktu ku sendirian, di tengah waktu ku hadapi banyak masalah. Ku temukan sesosok jiwa yang bisa mengerti akan keadaanku. Mengerti apa kekuranganku, dan menerimaku apa adanya. Aku sadar, banyak kekurangan yang ada dalam diriku. Aku sadar, tak banyak kudapati kelebihan di dalam jiwaku ini. Begitu lama ku menemukanmu wahai pelita hatiku. Kamu yang selama ini kucari. Kamu yang selama ini selalu datang dalam setiap mimpi indahku. Setiap malam aku berdoa agar sang pencipta mempertemukan kita.
Terima kasih ya allah, mungkin ini jawaban dari doaku selama ini. Aku menemukanmu sang pelita hatiku. Tanpa ragu, aku yakin dirimulah sosok yang slama ini kucari. Perkenalan singkat, dan pertemuan singkat tak kan pernah terlupakan. Dengan modal ketulusan cinta, aku mencoba mengungkapkan itu. Dan meyakinkanmu agar kamu bisa ku miliki selamanya.
Memang, sebuah cinta tak kan mungkin berjalan seperti air mengalir. Tp cinta serasa seperti berjalan di tengah padang pasir yang tandus. Begitu banyak rintangan dan cobaan dalam setiap perjalanan. Begitu panjang, dan selalu berfikir, akankah kita sampai diujung sana??.. Pertanyaan itu yang selalu membayangiku. Itu selalu terbayang dibenakku.
Namun, dengan bekal kepercayaan, kesetiaan, dan rasa tulus saling menyayangi membuat kita terasa bahagia. Sedih, senang, tertawa, dan menangis kita selalu bersama. Tlah kita yakinkan kedua orangtua kita. Restu yang telah kita kantongi, membuatku semakin yakin akan adanya cinta sejati. Biarlah masa lalu menjadi kenangan, dan biarkan menjadi mimpi buruk dalam tidurku. Ku lupakan semua masa laluku, ku buka lembaran baru bersamamu..
Kini hanya aku dan kamu. Masa depan adalah milik kita. Jangan biarkan orang ketiga hadir dalam hubungan kita. Aku selalu menyayangtimu. Sejak usiamu 13 tahun, saat kamu masih jadi anak kecil, Hingga kini usiamu hampir 16 tahun. Kini kamu tak lagi menjadi anak kecil, tp kamu mulai beranjak dewasa. Aku selalu berharap, dan aku yakin. Aku dan kamu untuk selamanya
No comments:
Post a Comment